TNI Mengajar di SD Batom: Cetak Generasi Emas Papua

    TNI Mengajar di SD Batom: Cetak Generasi Emas Papua

    Pegunungan Bintang   - Di jantung Distrik Batom, Pegunungan Bintang, sebuah inisiatif mulia tengah bergulir. Para prajurit dari Pos Batom Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT tidak hanya mengemban tugas pengamanan, tetapi juga merambah dunia pendidikan dengan penuh dedikasi. Pada Jumat (06/03/2026), suasana di SD Batom, Distrik Batom, menjadi lebih hidup berkat kehadiran para pengajar berseragam loreng yang siap mengajarkan membaca, dan berhitung.

    Kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di sana terasa begitu berbeda. Para siswa menyambut antusias para tentara yang kini menjadi guru mereka. Materi tentang berhitung, membaca, dan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disampaikan dengan cara yang interaktif. Tak hanya ceramah, dialog hangat dan permainan edukatif turut dihadirkan untuk memperkaya pemahaman para generasi penerus bangsa.

    Danpos Batom, Kapten Inf Harpah, mengungkapkan bahwa peran Satgas melampaui sekadar menjaga stabilitas keamanan. Ada panggilan hati untuk turut serta dalam pembangunan sumber daya manusia di tanah Papua.

    "Kami hadir bukan hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga untuk berkontribusi dalam membentuk karakter anak-anak Papua. Mereka adalah generasi emas yang kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan di daerahnya, " ujar Kapten Inf Harpah.

    Ia menambahkan, penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini merupakan fondasi krusial untuk membangun rasa percaya diri, mempererat persatuan, dan membangkitkan semangat belajar di kalangan pelajar. Terlebih lagi di wilayah pegunungan Papua yang memiliki tantangan geografis dan akses pendidikan yang terbatas.

    Dukungan penuh datang dari pihak sekolah. Salah seorang guru SD Batom tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas kepedulian Satgas yang secara konsisten terlibat dalam proses pendidikan di sana.

    "Kehadiran bapak-bapak TNI membawa semangat baru bagi anak-anak. Materi wawasan kebangsaan sangat penting untuk membentuk karakter dan rasa cinta tanah air sejak usia sekolah dasar. Kami merasa sangat terbantu, " ungkapnya.

    Kegiatan tenaga pendidik (Gadik) ini merupakan bagian integral dari upaya pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Satgas Yonif 753/AVT. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, TNI tak hanya memperkuat fondasi persatuan, tetapi juga berupaya membuka cakrawala kebangsaan bagi generasi muda Papua. Sinergi antara aparat dan tenaga pendidik ini kian memupuk harapan untuk melahirkan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di Distrik Batom.

    pegunungan bintang papua
    Anker Putra Cyklop

    Anker Putra Cyklop

    Artikel Sebelumnya

    Prajurit Yonif 751/VJS Pupuk Karakter Anak...

    Artikel Berikutnya

    Tawa Ceria Warga Kampung Tomka Hangatkan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pangdam XXIV/MT Ukir Prestasi, Letjen TNI Lucky Avianto Resmi Dilantik sebagai Pangkogabwilhan III
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami