Satgas Yonif 753/AVT Tanamkan Cinta Tanah Air pada Anak Perbatasan

    Satgas Yonif 753/AVT Tanamkan Cinta Tanah Air pada Anak Perbatasan
    (Foto Dok): Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT menggelar kegiatan edukasi Cinta Tanah Air bagi anak-anak di Kampung Tomka, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Jumat (13/3/2026).

    BINTANG - Di tengah keindahan alam Pegunungan Bintang, Papua, semangat kebangsaan tumbuh subur di kalangan generasi muda. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT tak henti-hentinya berupaya menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Melalui program edukasi yang menyentuh hati, mereka hadir di Kampung Tomka pada Jumat, (13/3/2026), untuk berbagi nilai-nilai luhur bangsa kepada anak-anak perbatasan.

    Personel Pos Tomka dengan penuh dedikasi menggelar kegiatan yang dirancang khusus untuk memperkuat karakter dan semangat persatuan. Para prajurit tak hanya sekadar mengajar, namun juga berinteraksi layaknya kakak atau orang tua bagi anak-anak di sana. Mereka bersama-sama menjelajahi makna Pancasila, mengisahkan perjuangan para presiden Indonesia, melatih hormat kepada Sang Merah Putih, dan menyanyikan lagu-lagu nasional yang membangkitkan rasa bangga.

    Suasana edukasi yang berlangsung penuh kehangatan itu terasa begitu istimewa. Tawa riang anak-anak berpadu dengan antusiasme mereka menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Tak sedikit dari mereka yang dengan berani tampil ke depan, mengulang materi yang telah diajarkan, menunjukkan bahwa benih-benih nasionalisme telah tertanam kuat.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT, Letkol Inf Ahmad Albar, menekankan betapa pentingnya pembinaan generasi muda di wilayah perbatasan.

    “Pembinaan seperti ini sangat penting agar generasi muda di perbatasan tumbuh menjadi anak-anak yang disiplin, berkarakter, serta bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” tegasnya.

    Beliau menambahkan, rasa cinta tanah air dapat disemai melalui hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten sejak usia dini.

    “Rasa cinta tanah air bisa dibangun dari hal-hal sederhana, seperti mengenal Pancasila, menghormati bendera Merah Putih, serta menyanyikan lagu-lagu nasional dengan penuh kebanggaan, ” tambahnya.

    Kegiatan edukasi yang penuh makna ini ditutup dengan momen kebersamaan yang hangat di Rumah Gembira Belajar Tomka. Makan bersama menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan anak-anak, sekaligus memberikan motivasi bagi mereka untuk terus menimba ilmu dan meraih cita-cita setinggi langit.

    Kehadiran TNI di wilayah perbatasan ini bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan juga sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi penerus bangsa. Melalui inisiatif Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT, masa depan Papua yang lebih maju, kuat, dan sejahtera kian terbentang. (PERS)

    satgasyonif753avt cintatanahair anakperbatasan pegununganbintang papua generasimudapapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 751/VJS Jangkau Warga Pedalaman...

    Artikel Berikutnya

    TNI Jemput Bola Kesehatan di Pedalaman Papua

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pangdam XXIV/MT Ukir Prestasi, Letjen TNI Lucky Avianto Resmi Dilantik sebagai Pangkogabwilhan III
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas

    Ikuti Kami