BINTANG - Keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan di wilayah terpencil tak lagi menjadi penghalang bagi warga Kampung Beringin dan Kampung Dipol, Kabupaten Bintang, Papua. Kehadiran prajurit TNI dari Pos Selal Satgas Swasembada Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) menjadi oase di tengah gurun kesulitan, menawarkan bantuan medis yang sangat dibutuhkan.
Pada Kamis (19/3/2026), pos TNI tersebut membuka pintu untuk pelayanan pengobatan gratis, menjangkau berbagai keluhan kesehatan yang diderita masyarakat. Mulai dari rasa gatal yang mengganggu, penyakit kulit yang membandel, peradangan, telinga bengkak, hingga nyeri akibat cedera lutut, semua ditangani dengan sigap oleh para prajurit. Mereka tidak hanya melakukan pemeriksaan awal, namun juga memberikan obat-obatan, vitamin, serta konsultasi medis sederhana untuk mempercepat proses pemulihan.
Lebih dari sekadar pengobatan, edukasi kesehatan pun menjadi pilar penting dalam kegiatan ini. Warga didorong untuk lebih peduli pada kebersihan diri dan lingkungan, menghindari kebiasaan buruk seperti mengorek telinga yang bisa menimbulkan infeksi, serta pentingnya menjaga pola istirahat dan aktivitas fisik seimbang, terutama bagi mereka yang sedang dalam masa pemulihan cedera.
Komandan Pos (Danpos) Selal, Letda Inf Fiki, menjelaskan tujuan mulia di balik aksi kemanusiaan ini. “Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Harapannya, warga dapat lebih mudah mendapatkan pelayanan medis meski berada di wilayah terpencil, ” ujarnya.
Senyum lebar dan rasa syukur terpancar dari wajah warga Kampung Beringin dan Dipol. Mereka menyambut hangat kehadiran Satgas Yonif 751/VJS, merasa sangat terbantu karena kini bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh yang melelahkan dan menguras kantong. Mama Luise (43), salah satu warga, mengungkapkan kebahagiaannya.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Biasanya kami harus jauh untuk berobat, sekarang bisa langsung di kampung, ” tuturnya, mewakili perasaan banyak warga lainnya.
Melalui inisiatif ini, Satgas Yonif 751/VJS tak hanya berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antara TNI dan rakyat. Keberadaan prajurit di garda terdepan diharapkan terus menjadi jembatan solusi bagi segala permasalahan, termasuk dalam pemenuhan hak dasar kesehatan bagi seluruh warga di bentangan alam Pegunungan Bintang. (PERS)
